Asal –
usul Desa Jiken
Pada jaman dahulu kala, sekitar
1800 tahun yang lalu, di wilayah Kecamatan Tulangan – Sidoarjo. Ada sebuah desa
yang bernama Desa Jiken. Di desa itu hiduplah dua orang sesepuh yang bernama
KH. M. Ja’far Shodiq dan Mbah Raden Jiwono. Dahulunya desa itu masih berupa
hutan belantara dan masih sedikit penghuninya.
Mbah Ja’far Shodiq adalah salah satu
tokoh agama yang pertama di desa Jiken tersebut. Sedangkan Mbah Raden Jiwono
adalah salah satu orang yang merancang agar hutan belantara di desa jiken
menjadi tanah yang berguna bagi kehidupan masyarakat dan memperluas pendukuhan
demi pengembangan agama islam pada masa itu.
Mbah Raden Jiwono membuka
hutan di Desa Jiken, dan dengan keikhlasannya sedikit demi sedikit hutan yang
lebat telah menjadi tanah yang bagus dan
akhirnya terbentuklah sebuah Desa. Setelah terbentuk sebuah Desa. Mbah Ja’far
Shoqid mendirikan sebuah tempat ibadah bagi umat islam (Masjid) dengan dibantu
oleh warga yang saat itu jumlah warga hanya ada beberapa saja.
Ditengah perjalanan saat pembangunan
masjid, ternyada ada kendala yang dialami yaitu kekurangan kayu untuk bagian
atap masjid, karena kayu yang akan di buat kuda – kuda tersebut patah ditengah
pembangunan yang belum usai. Mendengar berita itu, Mbah Ja’far Shodiq dengan
tenang beliau berdoa. Tidak lama kemudian Mbah Ja’far Shodiq memanggil warga
desa untuk membantu menarik kayu tersebut agar kayu tersebut bisa memanjang,
karena kesaktiannya akhirnya kayu tersebut bisa memanjang dan cukup untuk
melanjutkan pembangunan masjid tersebut. Setelah masjid tersebut sudah selesai
dibangun, akhirnya masjid tersebut diberi nama “Masjid Ja’far Shodiq”.
Setelah berjalannya waktu, sebelum
Mbah Raden Jiwono wafat, beliau berpepatah kepada seluruh warga Desa, bahwa
jadilah orang yang tegas yang bisa memegang omongan “Siji sing Teken”, atau
dalam bahasa Indonesia yang artinya “Satu yang Pasti”.
Akhirnya Desa tersebut dinamkan Desa
Jiken. Mbah Raden Jiwono dimakamkan di bawah pohon ipik yang berada di Desa
Jiken. Sedangkan Mbah Ja’far Shodiq dimakamkan di sebuah pemakaman yang berada
di Desa Jiken yang saat ini dinamakan Makam Mbah Ja’far Shodiq.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar